Tuesday, January 15, 2013

24 FUNGSI DIAGRAM SISTEM PENCERNAAN



1. Kelenjar ludah
Kelenjar ludah berfungsi untuk melarutkan makanan, memudahkan menelan, dan sebagai pelindung selaput mulut terhadap rasa asam, suhu panas, suhu dingin, dan kondisi basa.

2. Parotis
Fungsi kelenjar parotis, seperti kelenjar liur lainnya, adalah mensekresi saliva yang dialirkan ke dalam rongga mulut lewat saluran Stensen (ductus paroticus).  Panjang saluran ini 6 cm. Saluran ini bermuara pada pipi sebelah dalam berdekatan de­ngan geraham (molar) kedua.

3. Submandibularis (bawah rahang)
Glandula submandibularis yaitu kelenjar ludah yang terletak di bawah rahang bawah. Menghasilkan air dan lendir yang disebut seromucus. 

4. Sublingualis (bawah lidah)
Glandula sublingualis yaitu kelenjar ludah yang terletak di bawah lidah. Menghasilkan getah yang sama dengan glandula submandibularis.

5. Rongga mulut
1. Pemilihan Makanan
2. Penghalusan Makanan
3. Pelumasan
4. Pencernaan (merupakan bagian keselauruhan)

6. Tekak / Faring
Faring digunakan sebagai saluran alat pernapasan. Pada manusia faring juga digunakan sebagai alat artikulasi bunyi. Pada Faring juga terdapat organ seksual sekunder pada pria atau lebih dikenal sebagai jakun.

7. Lidah
Fungsi lidah adalah untuk mengatur letak makanan di dalam rongga mulut sehingga dapat dihancurkan dengan baik oleh gigi. Selain itu lidah juga berfungsi untuk mengecap rasa makanan dan membantu menelan makanan.

8. Kerongkongan / Esofagus
Fungsi kerongkongan sebagai jalan bolus dari mulut menuju lambung.

9. Pankreas
Pankreas merupakan organ yang mempunyai kegunaan ganda yaitu fungsi endokrin (tidak ada saluran, hormon disekresikan langsung ke aliran darah) dan fungsi eksokrin (punya saluran untuk menyekresikan cairan pencernaan melalui duktus pankreatikus).

10. Lambung
Fungsi lambung adalah :
a) Menerima makanan dan bekerja sebagai penampung dalam jangka waktu pendek.
b) Semua makanan dicairkan dan dicampurkan dengan asam hidroklorida. Dan dengan cara ini disiapkan untuk dicernakan oleh usus
c) Protein diubah menjadi peptone
d) Susu dibekukan dan kasein dikeluarkan
e) Pencernaan lemak dimulai didalam lambung
f) Khime, yaitu isi lambung yang cair disalurkan masuk duedonum

11. Saluran pankreas
Fungsi Pankreas adalah mengatur kadar gula dalam darah melalui pengeluaran glucagen yang menambah kadar gula dalam darah dengan mempercepat tingkat pelepasan dari hati.

12. Hati
1.      Metabolisme karbohidrat. Pembentukan, perubahan dan pemecahan KH, lemak dan protein saling berkaitan 1 sama lain.
2.      Mengubah pentosa dan heksosa yang diserap dari usus halus menjadi glikogen, mekanisme ini disebut glikogenesis. Glikogen lalu ditimbun di dalam hati kemudian hati akan memecahkan glikogen menjadi glukosa yang disebut glikogenelisis
3.      Pembentukan pentosa mempunyai beberapa tujuan: Menghasilkan energi, biosintesis dari nukleotida, nucleic acid dan ATP, dan membentuk/ biosintesis senyawa 3 karbon (3C)yaitu piruvic acid (asam piruvat diperlukan dalam siklus krebs).
4.      Metabolisme lemak. Hati tidak hanya membentuk/ mensintesis lemak tapi sekaligus mengadakan katabolisis asam lemak

13. Kantung empedu
Fungsi utamanya adalah untuk menyimpan empedu yang berasal dari hati

14. Usus dua belas jari (duodenum)
Usus dua belas jari bertanggung jawab untuk menyalurkan makanan ke usus halus. Secara histologis, terdapat kelenjar Brunner yang menghasilkan lendir. Dinding usus dua belas jari tersusun atas lapisan-lapisan sel yang sangat tipis yang membentuk mukosa otot.

15. Saluran empedu
Fungsi empedu adalah untuk membuang limbah tubuh tertentu (terutama pigmen hasil pemecahan sel darah dan kelebihan kolesterol) serta membantu penyerapan lemak.

16. Usus tebal / Kolon
Fungsi utama dari usus tebal yaitu untuk mengatur kadar air sisa makanan

 Untuk Fungsi Kolon secara umum adalah sebagai berikut :
a.       Menyerap air selama proses pencernaan.
b.      Tempat dihasilkannya vitamin K, dan vitamin H (Biotin) sebagai hasil simbiosis dengan bakteri usus, misalnya E.coli
c.       Membentuk massa feses
d.      Mendorong sisa makanan hasil pencernaan (feses) keluar dari tubuh. Pengeluaran feses dari tubuh ddefekasi

17. Kolon datar (tranverse)
Dari flexura coli dextra sampai flexura coli sinistra. Bagian kanan mempunyai hubungan dengan duodenum dan pancreas di sebelah dorsal. Bagian kiri lebih bebas. Flexura coli sinistra letaknya lebih tinggi dari yang kanan yaitu pada polus cranialis ren sinistra, juga lebih tajam sudutnya. Flexura coli dextra erat hubungannya dengan facies visceralis hepar (lobus dextra bagian caudal) yang terletak disebelah ventralnya. Arterialisasi: dari cabang-cabang A.colica media.

18. Kolon naik (ascending)
Dimulai dari caesum pada fossa iliaca dexra sampai flexura coli dextra pada dinding dorsal abdomen sebelah kanan. Terletak disebelah ventral ren dextra. Hanya bagian ventral ditutup peritoneum visceral. Jadi letaknya colon ascendens ini retroperitoneal. Kadang-kadang dinding dorsalnya langsung melekat pada dinding dorsal abdomen yang ditempati M. quadratus lumborum dan ren dextra. Arterialisasi: dari cabang A. ileocolica dan A. colica dextra

19. Kolon turun (descending)
Mulai dari flexura coli sinistra sampai fossa iliaca sinistra dimana dimulai colon sigmoideum. Terletak retroperitoneal karena adanya dinding ventral (sebagian) saja yang diliputi peritoneum. Terletak pada M. quadratus lumborum dan erat hubungannya dengan ren sinistra. Arterialisasi: dari cabang-cabang A. colica sinistra yang merupakan cabang A. mesenterica inferior.

20. Usus penyerapan (ileum)
Fungsi ileum adalah membantu mengasimilasi vitamin B12 melalui reseptor khusus, sel-sel yang melapisi dindingnya mensekresikan enzim yang memfasilitasi pemecahan protein dan karbohidrat lebih lanjut. Ileum juga menyerap kembali garam empedu dan membantu mempertahankan tingkat garam empedu bagi pencernaan dan penyerapan lemak di usus kecil

21. Sekum
sekum atau usus buntu belum diketahui fgsinya apa, tetapi pada herbivora umumnya mempunyai sekum yang besar jika dibandingkan dengan karnivora, jadi mungkin saja bisa digunakan untuk membedakan jenis hewan atau digunkan dalam bidang evolusi

22. Umbai cacing
Umbai cacing adalah organ penyimpanan bakteri baik yang membantu proses pencernaan makanan

23. Poros usus / Rektum
  • Menerima feces dari usus besar
  • Membiarkan seseorang mengetahui ada feces yang harus dikeluarkan
  • Menahan feces sampai pengeluaran terjadi

24. Anus
Anus adalah lubang akhir dari saluran pencernaan berfungsi sebagai jalan pembuangan
 

2 comments:

  1. terimakasih banyak penjelasannya, menambah pengetahuan..

    ReplyDelete
  2. Thank you for this article :)
    this is very helpful=D

    ReplyDelete