Friday, May 11, 2012

BATASAN DAN TEORI PENGEMBANGAN KOGNITIF


A.    Batasan Pengembangan Kognitif
1.    Definis dan Peristilahan
Kognitif berhubungan dengan inteleginsi.kognitif bersifat pasif/statis yang merupakan potensi /daya untuk memahami sesuatu. Sedang inteligensi lebih bersifat aktif yang merupakan aktualisasi/perwujudan dari daya/potensi tersebut yang berupa aktivitas/perilaku.
Kognitif adalah suatu proses berfikir yang kemampuan individu untuk menghubungkan, menilai dan mempertimbangkan suatu kejadian/peristiwa.

Beberapa ahli psikologi yang berkecimpung dalam bidang pendidikan mendefinisikan intelektual /kognitif denga nberbagai peristilahan :
a.    Terman : kognitif adalah kemampuan untuk berfikir secara abstrak
b.    Colvin : kognitif adalahekmampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan
c.    Henman : kognitif adalah intelektual ditambah denagn pengetahuan
d.    Hunk : kognitif adalah teknik utnuk memproses informasi yang disediakan oleh indra

Pamela Minet mendifinisikan perkembangan adalah sama dengan perkembangan mental, sedang perkembangan kognitif adalah perkembangan pikiran Gardner membedakan delapan jenis inteligensi dan setiap individu memiliki campuran (blend) dari beberapa inteligensi yaitu inteligensi lingkuistik, logis, spasial, musik, kinestetik, intrapribadi antar pribadi dan hoturalistik.

2.    Makna Perkembangan  Kognitif bagi kehidupan anak
Menurut William Stern inteligensi adalah kesungguhan untuk menyesuaikan diri kepada kebutuhan baru dengan menggunakan alat-alat berfikir yang sesuai dengan tujuan.

Selanjutnya kesuksesan hidup juga ditentukan oleh beberapa faktor :
1.    Kesehatan fisik dan kesempatan
2.    Watak (kepribadian)

B.    Teori Pengembagnan Kognitik
1.    Teori ”Two Factros” dikemukakan oleh Charles Spearman
2.    Teori ”Priimary Mental Abilities” dikemukakan oleh thurstone
3.    Teori ”Multiple Intelligence” dikemukakan oleh JP. Gulford Howard Gardner.
4.    Teori ”Triachic of Intelligence, dikemukakan oleh Robert Slenberg.

Proses mental (berfikir) terdiri dari 3 bagian yaitu :
1.    Meta component
2.    Performance compnent
3.    Knowledge-Acquisition Components

Tingkah laku kognitif dibentuk melalui 2 karakteristik yaitu :
1.    Insight : Kemampuan untuk menghadapi situasi baru secara efektif
2.    Automaticity : Kemampuan untuk berfikir dan memecahkan masalah secara otomatis dan efisien

Pandangan para Ahli Psikologi dan Pendidikan
Beberapa para ahli yang mengutarakan pandangannya tentang pemahaman kognitif antara lain Henmon, Alfred Binet, Carl Witherington, Cameron dan Bareley, Gulford, Sternberg, JS. Renzulli, John Locke dan Herbart, Wachs, Galton, Gagne, Williams, Jerome Bruner, Anita E-Woolfolk, Raymon Cattel dkk.

A.    Pentingnya Pengembangan Kognitif
Prosesi kognisi meliputi berbagai aspek seperti persepsi, ingatan, pikiran, simbol, penalaran dan pemecahan masalah.
Menurut Peaget pentingnya guru mengembangkan kemampuan kognitif pada anak adalah sebagai berikut :
1.    Agar anak mampu mengembangkan daya persepsinya berdasar apa yang dia lihat
2.    Agar anak mampu melatih ingatannya terhadap semua peristiwa yang dialami
3.    Agar anak mampu mengembangkan pemikiran-pemikiran dalam menghubungkan satu peristiwa dengan peristiwa lain.
4.    Agar anak memahami berbagai simbol yang tersebar di sekitarnya.
5.    Agar anak mampu melakukan penalaran baik yang bisa terjadi melalui pross alamiah /melalui proses ilmiah
6.    Agar anak mampu memecahkan persoalan hidup yang dihadapinya.

Terdapat tingkat-tingkat kecerdasan melalui pengembangan kognitif :
1.    Kecerdasan binatang
2.    Kecerdasan anak-anak
3.    Kecerdasan manusia

B.    Ciri Perbuatan Intellijen antara lain :
1.    Mampu mengatasi masalah
2.    Perbuatan yang dilakukan sesuai dengan tujuan
3.    Masalah yang dihadapi harus mengandung kesulitan satu tingkat di atasnya
4.    Keterangan solusinya harus dapat diterima oleh masyarakat
5.    Kemampuan abstraksi digunakan dalam memecahkan masalah
6.    Memerlukan tingkat konsentrasi yang tinggi

C.    Faktor yang mempengaruhi Perkembagnan Kognitif
1.    Faktor Hereditas/keturunan
2.    Faktor lingkungan
3.    Kematangan
4.    Pembentukan
5.    Minat dan Bakat
6.    Kebebasan

No comments:

Post a Comment

Post a Comment